Kepala Puskesmas diminta melakukan berbagai langkah mitigasi, mulai dari sosialisasi dampak kabut asap, pembagian masker, hingga penyebaran materi edukasi kesehatan kepada masyarakat.
"Kita sudah siagakan Puskesmas se-Indragiri Hulu untuk memberikan pelayanan kepada pasien yang terdampak kabut asap," kata Indrawansyah.
Ia juga meminta jajaran Puskesmas membuat flyer edukasi mengenai dampak kabut asap dan menyebarkannya melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Dinkes Inhu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap akibat Karhutla.
Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kualitas udara memburuk. Warga juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga kondisi tubuh.
"Kalau merasakan gejala kesehatan yang serius, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," imbau Indrawansyah.
Ia menekankan bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, bayi, lansia, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu perlu mendapatkan perhatian lebih selama kabut asap berlangsung.
Surat Edaran Bupati Disiapkan
Sebagai langkah lanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu juga tengah menyiapkan Surat Edaran Bupati mengenai antisipasi dampak kesehatan akibat Karhutla.