Buaya yang memiliki panjang 5,7 meter dan berat 585 kilogram itu terus mengalami penurunan kondisi hingga akhirnya dinyatakan mati.
Temuan Mengejutkan di Dalam Perut
Tragedi ini semakin menyedihkan setelah dilakukan pembedahan (nekropsi) pascakematian. Tim medis menemukan lebih dari 20 lembar kantong plastik, sedotan, tutup botol plastik, selembar karung goni plastik, pisau kecil bergagang plastik, serta pecahan kaca tabung televisi dan batu kerikil di dalam perut dan usus Si Undan.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa sampah plastik dan limbah manusia yang mencemari sungai telah tertelan oleh buaya selama berada di habitatnya.
“Kenyataan ini memberikan sinyal keras kepada kita semua untuk memanfaatkan plastik dengan bijak agar tidak menjadi sampah yang mengancam perairan sebagai sumber kehidupan,” tegas Junaidi.