Warga Teluk Pinang Gagalkan Pencurian Pinang Muda, Dua Pelaku Asal Tembilahan Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 | 23:29:50 WIB
Suasana di Mapolsek Gaung Anak Serka.

VLOOD.ID - Aksi pencurian buah pinang muda di Parit 10, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir, berhasil digagalkan warga pada Senin (29/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua orang terduga pelaku yang diketahui berasal dari Tembilahan langsung diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan satu unit sepeda motor yang bagian belakangnya telah dimodifikasi dengan keranjang rotan berukuran besar. Kendaraan tersebut diduga telah dipersiapkan untuk mengangkut hasil curian berupa buah pinang muda.

Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh pemilik kebun, Suhai. Saat itu ia baru selesai minum kopi di Pasar Teluk Pinang dan kemudian menuju kebunnya yang berada di Parit 10.

Ketua RT Kampung Baru Parit 10, Karni, mengatakan Suhai memergoki dua orang sedang memanen pinang muda miliknya tanpa izin.

"Pak Suhai baru pulang dari Pasar Teluk Pinang. Ketika sampai di kebun, beliau melihat ada dua orang sedang mengambil pinang mudanya. Beliau langsung memberi tahu teman-temannya sehingga warga segera berdatangan ke lokasi," ujar Karni.

Kedatangan warga membuat kedua pelaku tidak sempat melarikan diri. Suasana sempat memanas karena masyarakat mengaku sudah lama resah dengan maraknya pencurian hasil kebun di wilayah tersebut.

Meski demikian, warga akhirnya memilih menyerahkan kedua pelaku kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Gaung Anak Serka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Karni mengungkapkan, kasus kehilangan buah pinang muda bukan kali pertama terjadi di Teluk Pinang. Menurutnya, sejumlah petani telah berulang kali mengeluhkan aksi pencurian yang merugikan mereka.

"Ini bukan pertama kali. Sudah sering warga kehilangan pinang muda. Karena itu tadi malam warga cepat sekali berkumpul begitu mendapat informasi," katanya.

Saat awak media mendatangi Mapolsek Gaung Anak Serka, kedua terduga pelaku terlihat masih menjalani proses interogasi oleh personel kepolisian. Polisi juga masih mendalami keterangan keduanya, termasuk kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran pencurian.

Warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli malam, khususnya di kawasan perkebunan yang letaknya jauh dari permukiman. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya kasus pencurian hasil kebun yang selama ini meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum. Warga juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera menyerahkan pelaku tindak pidana kepada kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora langsung merespon cepat. “Terima kasih info nya ya," jawab Kapolres. 

Terkini