Pacu Pompong Desa Kuala Patah Parang juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi masyarakat pesisir. Perlombaan pompong tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga mencerminkan kedekatan masyarakat dengan kehidupan perairan.
M Akil berharap kegiatan yang telah memasuki tahun ke-11 ini dapat terus dilaksanakan dan semakin dikenal masyarakat luas.
“Harapan kami, Pacu Pompong ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan bisa terus dilaksanakan, semakin ramai pesertanya dan semakin dikenal sebagai salah satu tradisi masyarakat Kuala Patah Parang,” tutupnya.