PT BPP Rampungkan 7 Sumur Bor di Selensen dan Batu Ampar, Bantu Warga Dapatkan Air Bersih

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:57:14 WIB

VLOOD - Program bantuan pembuatan sumur bor PT Bara Prima Pratama (PT BPP) membantu masyarakat Kelurahan Selensen dan Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Hingga akhir September 2026, PT BPP telah menyelesaikan pembangunan tujuh titik sumur bor yang tersebar di permukiman warga dan sejumlah fasilitas ibadah. Program tersebut dilaksanakan melalui Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Salah satu sumur bor yang baru diselesaikan berada di RW 11 Durian Takar, Kelurahan Selensen. Warga menyambut gembira ketika air mulai mengalir deras dari pipa berdiameter ¾ inci setelah proses pengeboran oleh Tim Drilling dan Geologi PT BPP.

Ketua RW 11 Durian Takar, Nizar, mengaku senang karena masyarakat kini mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Sekarang masyarakat terbantu dengan adanya pengeboran air dari PT BPP,” ujarnya.

Sebelumnya, tiga titik sumur bor di RW 11 dan satu titik di RT 25, Jalan Sukamaju, Durian Takar, telah diselesaikan pada Juli dan Agustus 2026.

Bantu Warga Hadapi Kesulitan Air Bersih

Kemarau yang melanda wilayah Selensen dan Batu Ampar pada 2026 menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga yang tinggal jauh dari sungai maupun yang mengandalkan sumur gali menghadapi kendala ketika debit air berkurang.

Di sisi lain, air sungai terkadang menjadi keruh saat musim hujan sehingga menyulitkan masyarakat memperoleh sumber air yang layak digunakan.

Menghadapi kondisi tersebut, sejumlah ketua RT dan RW di Kelurahan Selensen serta Desa Batu Ampar mengajukan permohonan bantuan sumur bor kepada PT BPP. Permohonan ini diajukan karena perusahaan sebelumnya telah membantu pembangunan sumur bor bagi masyarakat dan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah.

Staf Corporate Social Responsibility (CSR) PT BPP, Andi Akbar, mengatakan permohonan bantuan sumur bor dari masyarakat cukup tinggi sepanjang tahun ini.

“Sejak awal tahun hingga akhir September 2026, PT BPP telah menyelesaikan tujuh titik sumur bor,” ungkap Andi, yang akrab disapa Ende.

Tujuh titik tersebut meliputi satu lokasi di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Sukajadi, empat lokasi di kawasan RW 11 dan RT 25 Durian Takar, satu lokasi di Masjid Al-Falah RT 25 MJB, Kelurahan Selensen, serta satu lokasi di RT 6 RW 2, dekat Rumah Tahfiz, Desa Batu Ampar.

Andi menambahkan, proses pengeboran masih berlanjut. Tim Drilling PT BPP saat ini melakukan pengeboran di kawasan permukiman sekitar gedung serbaguna Desa Batu Ampar. Pekerjaan tersebut direncanakan berlanjut ke sejumlah titik lain di Desa Batu Ampar dan Kelurahan Selensen.

“Saat ini tim bor kami sedang melakukan pengeboran di permukiman sekitar gedung serbaguna Desa Batu Ampar dan akan dilanjutkan ke beberapa titik lagi, baik di Batu Ampar maupun di Selensen,” tambahnya.

Pengeboran Capai Kedalaman Sekitar 85 Meter

Supervisor Geologi PT BPP, Faisal, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah pengeboran tergolong cukup keras. Karena itu, proses pengeboran membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 hari untuk menemukan sumber air.

“Rata-rata kami menyelesaikan pengeboran sekitar 10 hingga 15 hari sampai menemukan sumber air,” jelas Faisal, yang kini menetap di Selensen dan akrab disapa Pakcik.

Untuk menembus lapisan batuan keras, tim mengoptimalkan mesin bor Toho D2JS milik perusahaan dengan menggunakan dua varian mata bor berukuran 3 inci dan 4,5 inci. Proses pengeboran dapat mencapai kedalaman sekitar 85 meter hingga menemukan sumber air.

Sementara itu, Ketua RW 02 Desa Batu Ampar, Suryadi, menyambut baik program bantuan sumur bor tersebut. Menurutnya, keberadaan sumur bor diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

“Mudah-mudahan dapat berguna bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Ketua RT 25 MJB, Usman, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan perusahaan. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan saat penyelesaian pekerjaan dan pemasangan instalasi sumur bor pada 23 September 2026.

“Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan tambang BPP yang telah membantu pembuatan sumur bor untuk kami,” kata Usman.

Lurah Selensen, Jamaludin, sebelumnya juga meninjau langsung lokasi pekerjaan pengeboran di RT 25 MJB pada September 2026. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat.

Mengingat permohonan bantuan sumur bor masih banyak, PT BPP berencana melanjutkan program tersebut di Desa Batu Ampar dan Kelurahan Selensen. Perusahaan juga mengharapkan masyarakat bersabar menunggu giliran pelaksanaan pekerjaan di lokasi masing-masing.

Tags

Terkini