"Mari kita doakan para pemimpin bangsa, wabil khusus Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Semoga Bapak Presiden diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini," katanya.

Ade juga mengajak masyarakat mendoakan keselamatan bangsa di tengah berbagai ancaman bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
"Semoga Allah SWT selamatkan kita dari bencana, Bapak Presiden diberikan kesehatan dan dimudahkan segala urusan dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," lanjutnya.
UAS Ungkap Sejarah Kerajaan Indragiri
Dalam tausiah yang disampaikannya, Ustadz Abdul Somad turut mengangkat sejarah dan peradaban Kerajaan Indragiri.
UAS mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda Indragiri, agar mengenal sejarah daerah dan memahami jati diri mereka.
"Kerajaan Indragiri memiliki peradaban yang lebih tua dari Kerajaan Siak. Tujuan kita mengetahui ini agar anak-anak Indragiri tahu dengan sejarahnya, tahu dengan jati dirinya," ujar UAS.
Ia kemudian mengaitkan sejarah kepemimpinan dengan simbol singa di berbagai peradaban. Menurutnya, di Tanah Batak terdapat gelar Sisingamangaraja, sementara dalam sejarah Inggris dikenal istilah Lion Heart atau berhati singa.
Di Indragiri, kata UAS, terdapat gelar Narasinga yang juga memiliki keterkaitan dengan simbol kepemimpinan.
UAS juga menyampaikan sejumlah pesan mengenai lima kelompok dalam kehidupan masyarakat, yakni pemimpin, ulama, orang kaya, orang miskin, dan anak muda.
Dalam tausiah tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.